CIRI DAJJAL MENURUT NABI, AL QURAN DAN HADITS


Dajjal+mata+satu
Ciri Dajjal Menurut Nabi, Al Quran dan Hadits . Diantara tanda-tanda hari kiamat adalah munculnya Dajjal, yaitu sosok manusia dari turunan Adam yang akan menjadi fitnah bagi manusia.karena besarnya fitnah Dajjal dan sangat berbahayanya bagi manusia, maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjelaskan sifat-sifatnya secara rinci dalam berbagai hadits.

Ciri-ciri Dajjal

Dajjal Buta sebelah Matanya
Diriwayatkan dari Ibnu Umar رضي الله عنهما bahwasannya Rasulullah صلى الله عليه وسلم menyebutkan Dajjal ditengah-tengah manusia seraya berkata:
إن الله لايخفى عليكم إن الله ليس بأعور ألا وإن المسيح الدجال أعور العين كأن عينه عنبة طافية
Sesungguhnya Allah ta’ala tidak Buta.Ketauhilah bahwa al-Masih ad Dajjal buta sebelah kanannya.seakan-akan sebuah anggur yang busuk. (HR. Bukhari)

Dajjal adalah Pemuda Keriting

Dari an-Nawwas bin sam’anرضي الله عنه berkata Rasulullah صلى الله عليه وسلم ketika mensifati Dajjal :
إنه شاب قطط عينه طافية كأني أشبهه بعبد العزى بنقطن(روه مسلم
dia adalah seorang pemuda keriting,matanya rusak,seperti aku melihat mirip dengan abdul ‘Uzza ibnul Qathn. (HR.Muslim)

Dajjal adalah laki-laki pendek

Diriwayatkan daru Ubadah bin Shamit رضي الله عنه, berkata Rasullah صلى الله عليه وسلم :
إن مسيح الدجال رجل قصير جعد أعور مطموس العين ليس بنا تئة ولا حجرا فإن ألبس عليكم فاع لموا أن ربكم ليس بأع ور
Sesungguhnya Dajjal adalah seorang laki-laki yang pendek, afja’ (pengkor), keriting,buta matanyasebelah tidak timbul tidak pula berlubang.Kalau ia membuat kalian ragu-ragu ketauhilah Rabb kalian tidak buta.(HR. Daud; dan dishahihkan oleh al-Bani dalam shahi al-Jami’u ash-Shagir,Hadits no.2455)
Afja’ dalam hadits diatas adalah seorang yang kalau berjalan meregangkan antara dua kakinya seperti seorang yang selesai di khitan. Dan ini adalah salah aib dajjal juga,demikian dikatakan dalam Aunul Ma’bud Syarh Abu Dawud, Hal.298)

Dajjal Lebar lehernya dan Bungkuk

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه,bersabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم :
وأما مسيح الصلالة فإنه أعور العين أجلى الجبهة عريض النحر فيه دفأ كأنه قطن بن عبد العزى
Adapun penebar kesesatan (Dajjal),maka dia buta matanya sebelah,lebar jidatnya,luas lehernya dan agak bungkuk mirip dengan Qathn Ibnu Abdil Uzza. (HR.Ahmad dalam Musnad-nya ; Berkata Ahmad Syakir : “isnadnya shahih” dan dihasankan oleh Ibnu Katsir)

Memiliki “Surga” dan “Neraka”

Dari Huzaifah رضي الله عنه bersabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم :
الدجال أعور العين اليسري جفال الشعر معه جنة و جنته نار
Dajjal matanya buta sebelah,cacat mata kirinya, tebal rambutnya,dia memilki surga dan neraka”. Surganya adalah neraka Allah,dan nerakanya adalah surga ALLah.(HR.Muslim)

Diantara Kedua mata Dajjal tertulis KAFIR

Dari Annas رضي الله عنه, berkata Rasulullah صلى الله عليه وسلم :
…ألا إنه أعور وإن ربكم ليس بأعور وإن بين عينيه مكتب كافر فيه
…Ketahuilah sesungguhnya dia (Dajjal) buta sebelah sedangkan Rabb kalian tidak buta.Dan sesungguhnya diantara kedua matanya tertulis KAFIR.(HR.Bukhari)
Dalam riwayat lain disebutkan :
ثم تهجاها (ك ف ر) يقروه كل مسلم
…Kemudian mengejanya (Kaf , Fa , Ra) semua Muslim dapat membacanya.(HR.Muslim dalam shahihnya kitab Fitan (18/59-SyarhImam Nawawi)
Dalam riwayat lain dari Hudzaifahرضي الله عنه dikatakan :
يقرؤه كل مؤمن كاتب وغير كتب
…Setiap Mukmin dapat membacanya, apakah dia bisa tulis atau pun buta huruf.(HR.Muslim)

Para Nabi telah memperingatkan dari Fitnah Dajjal

Dari Annas رضي الله عنه, berkata Rasulullah صلى الله عليه وسلم :
ما عث نبي إلا أنذر أته الأعور الكذاب ألا إنهأعور و إن ربكم ليس بأعور وإن بين عينيه مكتوب كلفر فيه
Tidaklah diutus seorang nabi pun, kecuali memperingatkan umatnya dari bahaya si buta,sang pendusta.ketauhilah sesungguhnya dia buta sebelah sedangkan Rabb kalian tidak buta.Dan sesungguhnya diantara kedua matanya tertulis KAFIR.Dajjal besar badnnya.(HR.Bukhari)
Dari Imran bin Husain Radiyallahu anhu, beliau mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda :
ما بين خلق آدم إلي فيام السا عة خلق أكبر من الد جال
“tidak ada saru makhluk pun sejak Adam sampai hari kiamat yang lebih besar dari Dajjal.(HR. MUslim)

Dajjal tidak memiliki keturunan

Dari abu sa’id al khudry رضي الله عنه, ia ditanya;
ألست سمعت رسوالله صلي الله عليه وسلم يقول إنه لا يو لد له قل قلت بلى
Bukankah engkau telah mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkata ; Sesungguhnya dia (dajjal) tidak mempunyai keturunan.” (Abu Sa’id) menjwab : “ya”. (HR. Muslim)

Tempat Munculnya Dajjal

Diriwayatkan dari Abu Bakar Ash Siddiq رضي الله عنه, Rasulullah صلى الله عليه وسلم menyampaikan kepada kami :
الدجال يخرج من أرض بالمشرق يقال له خوراسان
Dajjal akan keluar dari bumi belahan timur yang disebut khurasan.(HR.Tirmidzi;dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih Jami’ ash Shaghir (3/150)
Diriwayatkan dari Annas bin Malik رضي الله عنه ia berkata : Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda
يجرج الدجال من يهودية أصبها ن معه سبعون ألفا اليهود
Dajjal akan keluar dari daerah Yahudi Asbahandan bersamanya tujuh pulh ribu orang dari kalangan Yahudi (HR. Ahmad)
Berkata Ibnu Hajar Asqalani : “ Adapun tentang dari mana munculnya Dajjal maka ini sangat jelas yaitu dari arah Masryg.” (Fathu Bary (13/91)
Berkata Ibnu Katsir : “awal munculnya Dajjal dari Ashbahan, dari desa yang disebut dengan desa Yahudi (al Yahudi-yah).” (an-Nihayah/al-Fitan wal malahin (1/128)

Dajjal tidak dapat masuk Makkah Madinah

Allah subahanahu wa ta’ala telah mengharamkan Dajjal masuk Mekah dan Madinah. Sesunggunya dia menjelajahi segala negeri kecuali keduanya.
Dirwayatkan dari Fatimah binti Qais Radhiyallahu anha, bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم menceritakan tentang kisah Tamim ad-Daari tersebut dan pengalamannya ditengah lautan ketika bertemu dengan sesosok makhluk yang terbelenggu. Rasulullah صلى الله عليه وسلم membenarkan kisah Tami ad-Daari tersebut adalah Dajjal yang akan keluar di akhir Zaman.maka para Ulama menerima riwayat tersebut dari pembenaran Rasulullah صلى الله عليه وسلم .
Didalam kisah tersebut disebutkan bahwa Dajjal berkata : “…maka aku akan keluar dan mengelilingi dunia.tidak ada satupun Daerah kecuali aku masuki dalam waktu 40 malam,kecuali Makkah dan Thayibah karena keduanya diharamkan atasku. Setiap aku akan memasuki salah satunya, maka akau di halangi oleh malaikat-malaikat yang ditangan-tangan mereka tergenggam pedang-pedang yang terhunus menghalauku dari keduanya…” maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengatakansambil menunjuk dengan tingkat ketanah:
هذه طيبة هذه طيبة هذهطيبة يغني المدينة ألا هل كنت حدثتكم ذلك؟ فقال الناس نعم فإنه أعجبني حديث تميم أنه وافق الذي كنت أحدثكم عنه وعن المدينة ومكة ألا إنه في بحر الشامأو بحر اليمن لابل من قبل المشرق ما هو من قبل المشرق ما هو من قبل المشرق ما هو وأومأ بيده إلى المشرق
“inilah yang di maksud Thoyibah, inilah yang dimaksud yakni al Madinah. Bukankah aku pernah mengatakannya kepada kalian?” maka manusia menjawab : Ya. Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkata: “Sungguh sangat mengagumkan aku berita dari Tamim ad-Daari ini,sesungguhnya ia cocok dengan apa yang telah aku sampaikan kepada kalian tentang Madinah dan Makkah. Ketauhilah sesungguhnya dia (Dajjal) ada di laut Syam atau dilaut Yaman.Tidak, Bahkan di arah Masryq,bahkan diarah Masryq sambil mengisyaratkan dengan tangannya kearah Masryq.(HR. Muslim dalam Shahih Muslim/Kitabul Fitan wa Asyrathu as-Sa’ah bab qishatul jassaasah,juz 18/83 dengan syarh Nawawi). (Hadits lengkapnya Insya Allah akan kami muat pada edisi mendatang)

Para Pengikut Dajjal

Diriwayatkan dari Annas bin Malik رضي الله عنه : SesungguhnyaRasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
أن رسوالله صلى الله عليه وسلم قل يتبع الدجال من يهود أصبهان سبعون ألقا عليهم الطيالسة
“akan mengikuti Dajjal orang-orang dari kalangan Yahudi Ashbahan 70 ribu orang yang dipimpin oleh thayalisah(HR.Muslim)
Dalam riwayat lain Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
ينزل الدجال في هذه السخة بمرقناة فيكن أكثر من يخرج إليه النساء حتى إن الرجل ليرجع إلى حميمه وإلى أمه وابنته وأخته وعمته فيو ثقها ربا طا مخافة أن تخر ج إليه
Dajjal akan turun dari daerah dataran ber-garam yang bernama Marriqanah. Maka yang banyak mengikutinya adalah para wanita,sampai seorang laki-laki pulang kerumahnya menemui istirnya,ibu dan anak perempuan serta saudara perempuan dan bibinya kemudian mereka ikat karena khawatir kalau-kalau keluar menemui Dajjal dan mengikutinya.(HR. Ahmad(7/190) dan dishahihkan oleh Ahmad syakir).

Berlindung dari fitnah Dajjal

Oleh karena itu rasulullah صلى الله عليه وسلم mengajarkan kepada kita untuk berlindung kepada Allah dari bahaya fitnah Dajjal dengan surat al kahfi dan khususnya di akhir shalat setelah tasyahud sebagai berikut:
اللهمإني أعو ذبك من عذاب جحنم ومن عذاب القبر ومن فتنة المحيا والممات ومن فتنة المسيح الدجال
Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-MU dari adzab neraka Jahannam,dariadzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnah al masih ad-Dajjal.(HR.Muslim)
Peringatan !!!
Syaikh al Albani rahimahullah berkata : “ketahuilah bahwa hadits-hadits tentang Dajjal dan turunnya Isa ‘alaihi Salam adalah mutawatir dan kita wajib mengimaninya.jangan tertipu dengan orang yang menganggap bahwa hadits-hadits tersebut adalah ahad (tidak mutawatir).karena mereka adalah orang-orang bodoh tentang ilmu hadits. tidak ada dari mereka yang telah menelusuri semua jalan-jalan hadits ini. kalau saja mereka mau menelusurinya,niscaya mereka pun akan mengatakan bahwa hadits ini mutawatir sebagaimana ucapan para imam ahlul hadits.seperti al-Hafidh ibnu Hajar as Qalani dan lain-lainnya.
Sungguh sangat disayangkan adanya orang-orang yang lancang berbicara tentang masalah ini dalam keadaan tidak memiliki spesialisasi dalam bidangnya,apalagi perkara ini perkara agama bahkan perkara aqidah.(lihat Takhrij Syarh Aqidatu ath-Thahawiyah,oleh Syaikh al-Albani,hal 501).
Sumber: http://wawanislam.blogspot.my/2013/11/ciri-dajjal-menurut-nabi-al-quran-hadits.html

HARI PENGISYTIHARAN DAJJAL SEBAGAI TUHAN


Sumber : MacJay.Net

The Grand Parade adalah satu perarakan raksasa yang diaturkan oleh Dajjal The False Messiah untuk mengisytiharkan dirinya sebagai Tuhan. Allah SWT mencatatkan kisah Ashabul Kahfi yang peristiwanya persis perarakan raksasa yang diaturkan oleh Dajjal. Maklumat ini saya titipkan di dalam satu kitab lama tulisan Almarhum Sheikh Uthman Jalaludin bertajuk Alamat Kiamat terjemahan dari kitab Arab beliau berjudul Ad-Durrah an-Nafi’ah fi Asyrath as-Sa’ah.{1} Perhimpunan ini disebut oleh Sheikh Jalaluddin di mana pengikut Dajjal akan menyongsong kedatangannya dengan memukul-mukul gendang di dalam satu perarakan yang besar. Inilah gambaran sebuah perhimpunan agung yang disusun atur dengan teliti oleh Dajjal.

Tindakan Dajjal mengumpulkan seluruh manusia di dalam satu perhimpunan raksasa dan mengisytiharkan dirinya sebagai Tuhan menyamai insiden majlis perhimpunan Raja Diqyanus yang zalim dan bongkak. Dua peritiwa yang berlaku dengan jarak tahun yang amat jauh tetapi mempunyai persamaan yang nyata.

Di dalam riwayat kitab kisah anbiya dan Asbabun Nuzul, disebut nama bagi sekelompok orang yang beriman yang hidup beberapa ratus tahun sebelum diutusnya Nabi Isa as. Bahawa kisah itu terjadi di negeri Romawi, di sebuah kota bernama Aphesus (Ephese). Setelah Islam datang, kota itu berubah nama Tharsus (Tarse) sekarang terletak di dalam wilayah Turki. Penduduk negeri itu dahulunya mempunyai seorang raja yang baik. Setelah raja itu meniggal dunia, berita kematiannya didengari oleh seorang Raja Persia bernama Diqyanus.

Diqyanus adalah seorang raja yang kafir dan amat bongkak serta zalim. Dia datang menyerbu negeri itu dengan kekuatan pasukannya dan akhirnya berjaya menguasai kota Aphesus. Olehnya, kota itu dijadikan, ibu kota kerajaan lalu dibina sebuah istana yang agam. Raja Diqyanus kekal berkuasa selama 30 tahun tanpa dapat digugat. Selama itu juga dia tidak pernah diserang sebarang penyakit hatta pening kepala, sakit perut mahupun demam.

Oleh kerana Diqyanus merasakan dirinya sedemikian kuat dan sihat, kesombongannya mula membuak; kehairanannya sama seperti apa yang dirasa oleh Namrud. Sehingga dia berani mengaku dirinya sebagai ‘tuhan’ dan dia menafikan kewujudan Tuhan Yang Maha Esa yang mencipta seluruh langit dan bumi.Bermula dari saat itu, Diqyanus memanggil seluruh rakyat dan pembesar negara. Diatur satu perhimpunan raksasa dengan diiringi paluan gendang, tarian dan hiburan – ia umpama pesta. Seluruh rakyat diseru keluar menuju ke tempat perayaan tanpa kecuali di dalam satu perarakan raksasa yang maha hebat.

Di dalam perhimpunan ini, Raja Diqyanus memakai gelaran tuhan dengan rasminya. Dia memaksa seluruh penduduk kota menyembahnya disamping berhala-berhala lain yang diciptanya. Pesta pada hari itu tidak hanya diiringi dengan bunyi-bunyian bahkan dipersembahkan binatang korban untuk berhala-berhala tersebut{2} [saya hentikan petikannya di sini…]

Perhatikan hadith di bawah ini. Ia seperti menceritakan mengenai insiden ini. Manusia seolah-olah terpukau dan mahu menyertai perhimpunan yang diaturkan oleh Dajjal ;

Tempat berhentinya (berkumpulnya) Dajjal di tanah berair. Kaum yang paling banyak menyertainya adalah wanita sehingga seorang lelaki kembali kepada isterinya, ibunya, anak perempuannya dan ibu saudaranya, lalu mereka mengikat mereka dengan tali kerana takut mereka akan keluar mengikuti Dajjal…”{3}

Inilah percubaan kemuncak Dajjal yang mahu menipu manusia. kemuncak fitnah ini turut menyamai Namrud dan Firaun yang mengisytiharkan diri mereka sebagai Tuhan di hadapan manusia di dalam perhimpunan besar dan perdana.Hadith dari Ummu Syarik, berkata :

Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda; “Sungguh manusia akan berlari dari dajjal ke gunung-gunung.” (Riwayat Imam Muslim dari Ummu Syarik)

Inilah peristiwa yang amat penting untuk disingkapkan menjelang kedatangan Dajjal dan kita temui semua persamaan ini di dalam Surah al-Kahfi ayat 9 ~ 16. Situasi getir ini akan berlaku apabila Dajjal mengisytiharkan dirinya sebagai tuhan. Setelah berlaku beberapa fasa penipuan dan setelah semakin ramai manusia mengikutinya, maka Dajjal memanggil satu perhimpunan agung (The Grand Parade). Dipanggilnya semua manusia untuk datang dan diseru kehadiran manusia seolah-olah suara itu datang dari langit.

Perhimpunan ini dihadiri oleh dua malaikat (di dalam riwayat lain mengatakan dua orang nabi) di kiri dan kanannya untuk mempersaksikan pengakuan palsunya.Di dalam perhimpunan inilah Dajjal akan menunjukkan kesaktiannya yang di luar kemampuan batas pemikiran manusia. Dia akan menzahirkan alam neraka dengan api yang menjulang tinggi dan syurga yang penuh dengan kenikmatan. manusia dipaksa membuat pilihan. Ketika ada yang takjub dengan maka dia akan berseru bahawa dialah tuhan manusia. Terjadi dialog yang diubahreka dengan kedua-dua malaikat itu. Malaikat itu seolah-olah mengaku dia adalah tuhan.

…Dan keluarlah dua lembah bersama Dajjal, salah satunya adalah lembah syurga dan satu yang lain adalah lembah neraka. Kemudian dia berkata kepada manusia: ‘Bukankah aku ini tuhan kalian yang dapat menghidupkan dan mematikan manusia?’ Dia bersama dua orang nabi (di dalam riwayat Tarmizi mengatakan malaikat) di mana aku tahu namanya dan nama bapanya. Jika aku ingin, maka aku akan menyebut nama kedua-duanya. salah satu dari keduanya berada di sebelah kanan dan kirinya. Kemudian Dajjal bertanya:’Bukankah aku ini tuhan kalian yang dapat menghidup dan mematikan?’ Salah seorang dari keduanya berkata: ‘Kamu dusta.’ tetapi jawapan itu tidak didengari oleh sesiapa selain rakannya yang disebelahnya. Maka lantas dia menjawap: ‘Kamu benar.’ Dan jawapan itu didengari oleh semua manusia.”

Manusia mula mempersoal diri sendiri. Hati manusia yang hadir pada perhimpunan itu mula berbolak-balik. jeritan dan tangisan mula kedengaran. Dalam keadaan cemas itulah Dajjal mengisytiharkan dia adalah tuhan manusia. Maka ketika inilah tersingkap wajahnya yang sebenar; segala pesona penyamaran wajah manusia kacak seperti seorang penyelamat pudar. Yang terjelma adalah wajah hodoh dengan mata kiri yang berselaput (buta sebelah mata), bertubuh besar dan tertulis perkataan ‘qaf-fa-ra‘ di antara kedua keningnya.

Ia jelas dapat dilihat oleh orang mukmin yang ramai walaupun yang tidak tahu membaca.{4}Malangnya ketika itu manusia tidak memikirkan keburukan bentuk rupa Dajjal. Manusia hanya memikirkan nasib mereka, apakah mahu masuk ke dalam syurga Dajjal (sebenarnya Neraka) atau jurang nerakanya (sebenarnya Syurga) dengan nyalaan apinya yang menjulang tinggi. Pada masa itu, keadaan menjadi hura-hara. Bapa menarik anak dan suami menarik isteri. Masing-masing mahu lari menyelamatkan diri antara fitnah Dajjal atau neraka ciptaannya.

Nabi Muhammad SAW berpesan :

Sesungguhnya aku lebih tahu tentang apa yang dibawa oleh Dajjal. Dia membawa dua sungai yang mengalir. Salah satu daripadanya mata akan melihat sebagai air putih dan yang lainnya akan melihatnya sebagai api yang menyala-nyala. Jika kamu menemuinya, hendaklah mendatangi sungai yang dilihat sebagai api dan hendaklah memejamkan mata kemudian menundukkan kepala serta minum daripadanya kerana ia adalah air yang segar.” (Riwayat Ahmad di dalam Al-Musnad dari Huzaifah)

Ada yang tidak tahan melihat jurang api yang dalam lantas melutut di hadapan Dajjal mohon diselamatkan dari azab yang mengerikan itu. Maka mereka yang kukuh imamnya dan yang sudah ‘ihsan’ hatinya dengan Allah SWT lari menjauhi perhimpunan itu seperti tujuh pemuda Ashabul Kahfi yang meninggalkan perhimpunan Raja Diqyanus.

وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ يَنشُرْ لَكُمْ رَبُّكُم مِّن رَّحْمَتِهِ وَيُهَيِّئْ لَكُم مِّنْ أَمْرِكُم مِّرْفَقًا ﴿١٦﴾

Dan tatkala kalian meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, nescaya Tuhan kalian akan melimpahkan sebahagian rahmat-Nya kepada kalian dan menyediakan sesuatu yang berguna bagi kalian dalam urusan kalian.” (Surah al-Kahfi; 16)

Persoalan samada Dajjal akan muncul sebagai penyelamat palsu – Imam Ke-12 Syiah yang kini semakin mendapat sokongan majoriti umat Islam sedunia ada juga kebenarannya. Dajjal yang menyamar sebagai penyelamat kepada umat Islam (kini Iran dianggap wira negara Islam) berjaya mengajak pengikutnya berkumpul di The Grand Parade untuk mengisytiharkan dirinya sebagai tuhan manusia kerana pada ketika itu mereka telah terpedaya dengan penyamaran Dajjal.

Muhammad Nurani Maarif, dalam bukunya bertajuk Membongkar Misteri Dajjal, secara terperinci menghuraikan bagaimana munculnya seorang inspanidu misteri dalam setiap tamadun purba yang telah membuatkan dirinya dianggap sebagai Tuhan/Dewa dan kemudian menghilangkan diri selain berjanji akan kembali di akhir zaman sebagai penyelamat.{5} Hal ini hampir sama dengan kisah Imam Ke-12 Syiah yang dikatakan telah hilang dalam sebuah gua – dan dipercayai akan kembali semula di akhir zaman.

Perarakan yang berlaku di Bahrain misalnya didakwa oleh Sheikh Yusuf al-Qaradawi tidak lebih hanya satu revolusi mazhab.

Tidak ada revolusi rakyat di Bahrain, melainkan (revolusi) mazhab,” kata al-Qaradawi, sebagaimana dipetik Al-Arabiya (19/3). Menurut Pengerusi Kesatuan Ulama Sedunia itu, wujudnya campur tangan asing di sebahagian puak yang ada, sehingga tuntutannya tidak lagi murni dari rakyat Bahrain. Puak yang ingin menggulingkan puak lain hanya mengutamakan kepentingannya sendiri. “Revolusi di negara Arab lain ada kesamaan di mana yang tertindas melawan pihak penindas. Sedangkan di Bahrain berunsur kemazhaban, di mana Syiah melawan Sunni”.

Menurutnya lagi, revolusi Mesir melibatkan rakyat dengan latar belakang berbeza seperti Muslim, Kristian, tua, muda, sekular, agama, seperti halnya di Tunisia, Yaman dan Libya.

Tetapi tidak di Bahrain yang hanya melibatkan puak Syiah. Demonstrasi yang dilakukan kumpulan Syiah Bahrain juga bukan secara ‘damai’ tetapi bersenjata. “Kumpulan Syiah menyerang kumpulan Sunni dan mengambil alih masjid-masjid mereka dengan menggunakan senjata seperti halnya golongan baltajiyyah (samseng) yang kita saksikan di Yaman dan Mesir,” jelas Sheikh Yusuf al-Qaradawi.

Jika huraian saya diatas diambil kira bersama keadaan semasa, maka hampir pasti bahawa Dajjal itu akan muncul sebagai penyelamat palsu umat Islam sebagai Mahdi Syiah {6}, memandangkan mazhab itu semakin mendapat sokongan sebahagian umat Islam yang buta berkenaan hadith-hadith riwayat akhir zaman.

__________________________________

  1. Sheikh Uthman Jalaluddin merupakan pengasas dan mudir Madrasah dan Manabi al’ ulum, Penanti, Bukit Mertajam sekitar tahun 1960-an
  2. Di petik dari Riwayat Kitab Qishashul Anbiya, hlm 566 dari himpunan kitab Fadha’ilul Khamasah Minas Shihahis Sittah jilid II
  3. Riwayat Ahmad dari Ahmad bin Abdul Malik, sumber dipetik dari kitab Ibnu Katsir, Malapetaka Menjelang Kiamat.
  4. Muttafaqun ‘Alaih, dari Anas
  5. Lihat Muhammad Nurani Maarif, Membongkar Misteri Dajjal, hlm 52-182
  6. Lihat artikel MacJay.Net bertajuk Imam Mahdi Syiah Adalah Dajjal

MATA DAJJAL DI MID VALLEY?


Oleh: Ibn Yaacob (http://ibnuyaacob.com)

Seorang pengunjung blog ini menghantar emel kepada kami mengatakan bahawa pelan lokasi Midvalley, Petaling Jaya jika dilihat menggunakan Google Maps adalah berbentuk Mata Dajjal (All Seeing Eye). Pengunjung tersebut juga tidak menyatakan sumber asal maklumat ini.

Di sini, kami lakarkan semula bentuk ‘mata’ tersebut berdasarkan imbasan carian Google Maps

Seperti yang dimaklumkan sebelum ini, di Midvalley juga adalah tempat sebuah consultant Yahudi beroperasi iaitu APCO Worldwide yang suatu masa dahulu menjadi pertikaian di Parlimen atas sebab keputusan kerajaan Malaysia membayar RM70 juta menggunakan khidmat APCO.

Di bawah ialah alamat APCO Worldwide yang menggunakan pejabat yang sama dengan Mind Team Sdn Bhd.

Alamat : APCO Worldwide Sdn. Bhd.Level 21, Suite 21.01, The Garden South Tower, Midvalley City

Pengarah Cawangan Malaysia : Paul Stadlen

Mid Valley City dimiliki sepenuhnya oleh IGB Corporation.

p/s: Kepada pembaca yang masih tidak memahami tentang konsep “mata dajjal”, all seeing eye, illuminati, freemason, sila dalami pemahanan saudara/i dengan menbaca artikel yang berkaitan melalui carian google.

%d bloggers like this: